Bantahan Advokat masalah Rumor Sandra Dewi Jadi Terdakwa Kasus Timah

Bali – Tersebar rumor Sandra Dewi jadi terdakwa kasus sangkaan korupsi tata niaga timah susul suaminya, Harvey Moeis. Tetapi, advokat Sandra Dewi, Harris Arthur Hedar, tegas menentang rumor itu.
“Jika Bu Sandra kembali saya tekankan itu fitnah, dan Bu Sandra statusnya masih tetap sebagai saksi,” kata Harris saat diminta verifikasi, Rabu (5/6/2024), dikutip detikNews.

Awalnya, rumor liar berkenaan Sandra Dewi jadi terdakwa ini trending di sosial media.

Terpisahkan, Kepala Pusat Pencahayaan Hukum Kejagung Ketut Sumedana menentang berita tersebut. Ketut memperjelas jika Sandra tetap dengan status sebagai saksi.

“Tidak ada pengakuan sah dari penyidik dalam penentuan terdakwa yang berkaitan, maknanya hingga kini masih status yang berkaitan sebagai saksi,” sebut Ketut.

Ketut menjelaskan tiap informasi baru dalam kasus yang mengakibatkan rugi negara sampai Rp 300 triliun itu akan diumumkan ke public. Disamping itu, Ketut mengatakan kasus berkaitan suami Harvey Moeis sampai sekarang masih pada proses pemberkasan.

“Masih tahapan pemberkasan,” sebut Ketut.

Seperti diketahui, Sandra Dewi sudah 2x jalani pemeriksaan sebagai saksi di Kejagung. Ia dicheck pada Rabu (15/5/2024) dan Kamis (4/4/2024).

Adapun Kejagung sudah memutuskan keseluruhan 22 terdakwa dalam kasus itu. Beberapa terdakwa diperhitungkan menampung aktivitas pertambangan liar atau ilegal di daerah Bangka Belitung untuk memperoleh keuntungan.

Peranan Harvey Moeis
Suami Sandra Dewi, Harvey Moeis, tiga bulan kemarin sudah diputuskan sebagai terdakwa dalam kasus sangkaan korupsi tata niaga komoditas timah daerah Ijin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk tahun 2015-2022. Harvey menjadi terdakwa dalam peranannya sebagai ekstensi tangan dari PT RBT.

“Sesudah dilaksanakan pemeriksaan secara intens, team penyidik melihat sudah cukup alat bukti hingga yang berkaitan kita tambahkan statusnya sebagai terdakwa, yakni Saudara HM, sebagai ekstensi tangan dari PT RBT,” tutur Direktur Penyelidikan Beskal Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung, Kuntadi, di dalam kantor Kejagung, Jakarta Selatan, Rabu (27/3/2024) malam.

Selainnya jadi terdakwa pada dasar kasus, Kejagung menangkap Harvey Moeis sebagai terdakwa sangkaan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

“Untuk TPPU, yang berkaitan telah kami tentukan terdakwaya, HM,” kata Kuntadi di kantornya, Kamis (4/4/2024).

Dalam kasus ini, penyidik telah lakukan sejumlah pemeriksaan di tempat tinggal aktris asal Bangka Belitung tersebut. Beberapa asetnya juga diambil alih, terdiri dari tujuh kendaraan eksklusif, arloji eksklusif, sampai beberapa document penting.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top