Apa Itu Hari Tasyrik? Baca Keterangan mengenai Ibadah, Kelebihan dan Larangannya

Jakarta – Hari Tasyrik berjalan sesudah Idul Adha, persisnya pada 11, 12, dan 13 Zulhijjah. Alasan berkaitan hari tasyrik tertera pada sebuah hadits,
“Beberapa hari tasyrik ialah beberapa hari untuk makan, minum dan melakukan zikir ke Allah.” (HR Muslim)

Mencuplik buku Rahasia Hebat Energi Sapu Dunia formasi M Ghofur Khalil, hari tasyrik termasuk ke hari raya umat Islam. Di hari itu, jamaah haji ada di Mina dan mengadakan serangkaian haji dengan melemparkan jumrah.

Secara bahasa, tasyrik asal dari bahasa Arab yakni tasyriq yang disebut kata masdar dari syarraqa. Makna dari kata itu ialah matahari keluar atau menjemur suatu hal.sebuah hal. Disamping itu, tasyrik diartikan penghadapan ke timur.

Ibadah pada Hari Tasyrik
Mengarah pada sumber yang masih sama, berikut beberapa ibadah yang dapat ditangani muslim di hari raya tasyrik yakni:

1. Membaca Zikir dan Takbir
Ibadah yang dapat ditangani di hari tasyrik ialah melakukan zikir dan bertakbir sesudah sholat wajib. Takbir yang didengungkan ialah takbir Idul Adha.

Allah SWT berfirman dalam surah Al Baqarah ayat 203,

وَٱذْكُرُوا۟ ٱللَّهَ فِىٓ أَيَّامٍ مَّعْدُودَٰتٍ ۚ

Maknanya: “Dan berdzikirlah dengan menyebutkan nama Allah dalam sekian hari yang termasuk.”

2. Kurban
Ibadah hari tasyrik setelah itu menyembelih hewan kurban. Waktu berkurban, golongan muslimin yang tidak berkurban akan turut nikmati sajian hewan sembelihan.

3. Berdoa
Di hari tasyrik, golongan muslimin disarankan membaca doa sapu dunia, seperti dijelaskan dalam surah Al Baqarah ayat 200-201:

فَإِذَا قَضَيْتُم مَّنَٰسِكَكُمْ فَٱذْكُرُوا۟ ٱللَّهَ كَذِكْرِكُمْ ءَابَآءَكُمْ أَوْ أَشَدَّ ذِكْرًا ۗ فَمِنَ ٱلنَّاسِ مَن يَقُولُ رَبَّنَآ ءَاتِنَا فِى ٱلدُّنْيَا وَمَا لَهُۥ فِى ٱلْءَاخِرَةِ مِنْ خَلَٰقٍ

Maknanya: Jika kamu sudah menuntaskan beribadah hajimu, karena itu berdzikirlah dengan menyebutkan Allah, seperti kamu menyebut-nyebut (membangga-banggakan) nenek leluhurmu, atau (bahkan juga) berdzikirlah lebih banyak dari tersebut. Karena itu antara manusia ada orang yang berdoa: “Ya Tuhan kami, berilah kami (kebaikan) di dunia”, dan tiadalah untuknya berbahagian (yang menggembirakan) di akhirat.” (QS Al Baqarah: 200)

وَمِنْهُم مَّن يَقُولُ رَبَّنَآ ءَاتِنَا فِى ٱلدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى ٱلْءَاخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ ٱلنَّارِ

Maknanya: Dan dari mereka ada orang yang berdoa: “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan piaralah kami dari siksa neraka”. (QS Al Baqarah: 201)

Kelebihan Hari Tasyrik
Menukil dari buku Bertanya dan Jawab Bersama Nabi: Kitab Islam formasi team Lingkar Kalam, salah satunya kelebihan hari tasyrik ialah hari yang paling agung disebelah Allah SWT sesudah kurban. Ini disebut pada sebuah hadits yang mengeluarkan bunyi,

“Sebenarnya beberapa hari yang paling agung disebelah Allah SWT ialah hari kurban (Idul Adha), masa datang al-qarr (hari sesudah Idul Adha).” (HR Abu Dawud)

Muslim Dilarang Puasa saat Hari Tasyrik
Di hari tasyrik, golongan muslimin dilarang untuk berpuasa. Ini diterangkan dalam hadits Nabi Muhammad SAW dari Ibnu Umar RA,

“Tidak dikenankan untuk berpuasa di hari tasyrik terkecuali untuk siapakah yang tidak memperoleh hewan kurban saat menjalankan haji.” (HR Bukhari)

Larangan puasa di hari tasyrik ini ditujukan supaya muslim nikmati sajian daging kurban. Rasulullah SAW dalam kisah yang lain menjelaskan jika hari tasyrik adalah hari untuk minum dan makan

Dari Uqbah bin Amir, Nabi Muhammad SAW bersabda:

“Hari Arafah, hari Idul Adha, dan hari tasyrik ialah hari raya kita penganut agama Islam, dan adalah beberapa hari untuk minum dan makan.” (HR An-Nasa’i).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top