Terlambat 20 Jam, Penumpang Tidak sadarkan diri di Kabin Pesawat Tanpa AC

New Delhi – Penumpang pesawat Air India dibikin tidak sadarkan diri karena terlambat. Mereka dibikin duduk dalam sikap pesawat sepanjang 8 jam tanpa AC.
Dikutip dari NDTV pada Jumat (31/5), Penerbangan AI183 terencana pergi dari New Delhi ke arah San Franscisco, AS. Pesawat yang semestinya tinggal landas tempo hari sore itu dibatalkan tanpa ada alasan di dasar picu.

Penumpang menduga penerbangan diundur beberapa saat saja, tetapi rupanya mereka tidak juga tinggal landas. Kondisi diperburuk AC kabin yang mati.

Satu demi satu penumpang minta supaya mereka keluar pesawat. Sayang, keinginan mereka tidak diwujudkan.

Kabin mulai kekurangan oksigen, penumpang mulai tidak sadarkan diri sesudah 8 jam duduk tidak ada kejelasan. Menyaksikan penumpang yang tidak sadarkan diri umum, baru mereka dibolehkan untuk keluar disana.

“Bila ada cerita privatisasi yang tidak berhasil itu ialah Air India. Penerbangan AI183 DGCA sudah terlambat lebih dari delapanjam, penumpang disuruh naik pesawat tanpa AC, dan di turunkan sesudah sebagian orang tidak sadarkan diri dalam penerbangan. Ini tidak manusiawi,” tulis Shweta Punj, seorang wartawan dalam upload X, mengidentifikasi Menteri Penerbangan Sipil Jyotiraditya Scindia.

Akun Air India menyikapi posting itu dan membalas.

“Yang terhormat Ibu Punj, kami betul-betul menyesal dengar masalah itu. Percayalah jika team kami tengah bekerja keras untuk menangani penangguhan dan hargai support dan pemahaman Anda yang berkesinambungan. Kami memberitahu team kami untuk memberi kontribusi yang dibutuhkan ke beberapa penumpang,” balas Air India.

Seorang penumpang bercerita bagaimana kondisi penumpang sesudah turun dari pesawa. Rupanya, mereka ditelantarkan demikian saja di tempat pemberangkatan.

“AI183 telat lebih dari delapan jam. Beberapa orang disuruh naik ke pesawat dan duduk tanpa AC. Selanjutnya ditunrunkan dan tidak dibolehkan masuk terminal karena imigrasi telah usai,” kata Abhishek Sharma melalui basis X.

Di video yang tersebar, penumpang duduk di lantai lapangan terbang tidak ada kejelasan. Kondisi diperburuk gelombang panas yang menembus sampai 52,9 derajat celcius.

Pesawat baru diberangkatkan Jumat pada jam 11 pagi dengan keseluruhan terlambat sampai 20 jam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top