Surya Darmadi, Bos Sawit yang Membuat Rugi Negara Rp100 T

Surya Darmadi Bos Sawit yang Membuat Rugi Negara Rp100 T

Surya Darmadi, Bos Sawit yang Membuat Rugi Negara Rp100 T

Jakarta, Rozib – Sinetron kasus korupsi tempat kelapa sawit yang menggeret konglomerat Surya Darmadi sempat jadi pembicaraan hangat pada 2023. Masalahnya kasus ini sebelumnya sempat disebut sebagai kasus korupsi paling besar dalam sejarah Indonesia karena diperhitungkan memunculkan rugi negara sejumlah Rp 100 triliun.
Kasus ini berawal saat Bupati Indragiri Hilir tahun 1999-2008 Raja Thamsir Rachman mengeluarkan ijin lokasi dan ijin usaha perkebunan (IUP) ke empat perusahaan PT Duta Palma Grup. Ke-4 perusahaan itu ialah PT Banyu Bening Khusus di tahun 2003, PT Panca Argo Lestari, PT Palma Satu, dan PT Sebrida Subur di tahun 2007.

Hal pemberian izin itu ada di tempat teritori rimba yaitu di rimba produksi yang bisa diubah (HPK), rimba pemakaian yang lain (HPL) atau rimba produksi terbatas (HPT) di Kabupaten Indragiri Hilir. Walau begitu kelengkapan hal pemberian izin lokasi dan usaha perkebunan dibikin dengan menantang hukum tanpa ada ijin konsep dengan tujuan supaya ijin pelepasan teritori rimba dapat didapat.

Hingga kini, PT Duta Palma Grup tidak mempunyai ijin pelepasan teritori rimba atau HGU. Tidak itu saja, PT Duta Palma Grup sebelumnya tidak pernah penuhi kewajiban hukum untuk menyiapkan skema kerja sama sejumlah 20 % dari keseluruhan luas area kebun yang diatur.

Dalam pada itu, Raja Thamsir Rachman dituntut sepuluh tahun penjara dengan kewajiban bayar denda sebesar Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan penjara.
Jadi Terdakwa

Pada 1 Agustus 2022, Kejaksaan Agung (Kejagung) memutuskan Surya sebagai terdakwa atas sangkaan penyerobotan tempat kelapa sawit dengan luas 37.095 hektar di Kabupaten Indragiri Hilir, Riau. Sepanjang 2003-2022, tempat itu dikerjakan tidak ada ijin oleh perusahaan kelapa sawit punya Surya Group Duta Palma.

Atas perbuatannya, Surya dijaring pasal tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang mengakibatkan rugi negara sejumlah Rp 78 triliun. Selesai jadi terdakwa, Surya sudah 3x tidak mempedulikan panggilan Kejaksaan Agung.

Awalnya, Surya sebelumnya pernah diputuskan terdakwa oleh Komisi Pembasmian Korupsi (KPK) atas kasus korupsi koreksi pindah peranan rimba di Propinsi Riau ke Kementerian Kehutanan Tahun 2014. Hasil penyelidikan mengutarakan Surya menyogok bekas Gubernur Riau, Annas Maamun, sejumlah Rp 3 miliar lewat Gulat Medali Emas Manurung.

Ditahan 20 Hari

Kejagung lakukan penjemputan pada Surya di Lapangan terbang Internasional Soekarno-Hatta pada 15 Agustus 2022. Penjemputan dilaksanakan karena ada komunikasi di antara Team Penyidik Kejaksaan Agung dengan Team Penasihat Hukum Terdakwa yang hendak datang di Kejaksaan Agung untuk penuhi panggilan Team Penyidik hingga bisa memakai hak pembelaan atas dianya, dan komunikasi sudah dilaksanakan sejak dua minggu kemarin.

Surya pergi dari Taiwan jam 09:36 (waktu Taiwan) dan datang di Indonesia jam 13:13 WIB dengan memakai maskapal penerbangan China Airlines CI761. Sesudah datang di Kejagung, Surya dilaksanakan pemeriksaan kesehatan diteruskan pemeriksaan pada status terdakwa dalam kasus sangkaan tindak pidana korupsi pada Aktivitas Penerapan yang sudah dilakukan oleh PT Duta Palma Grup di Kabupaten Indragiri Hilir.

Sesudah dilaksanakan pemeriksaan, terdakwa ditahan berdasar surat perintah penahanan Direktur Penyelidikan pada Beskal Agung Muda Tindak Pidana Khusus Nomor: Prin-36/F.2/Fd.2/08/2022 tanggal 15 Agustus 2022 di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salemba Cabang Kejaksaan Agung sepanjang 20 hari terhitung semenjak 15 Agustus 2022 sampai 3 September 2022.

Kejagung Sita Asset

Sepanjang proses penyelidikan, Kejagung mengambil alih beragam asset punya Surya. Salah satunya, ada 2 hotel di Bali dan satu helikopter.

Ada pula 40 sektor tanah yang menyebar di Jakarta, Riau, dan Jambi. Penyidik menggantikan 6 pabrik kelapa sawit yang berada di Jambi, Riau, dan Kalimantan Barat.

Selanjutnya di Jakarta, Kejagung mengambil alih 3 apartemen dan 6 bangunan punya Surya. Disamping itu, penyitaan sejumlah rekening bank punya Surya yang berisi nominal Rp 5,1 triliun, US$ 11,empat juta dan Sin$ 646 ribu. Diprediksi keseluruhan nilai asset yang diambil alih sejumlah Rp 17 triliun.

Main slot jangan di sembarang tempat, nnti ga di bayar. mangkanya main aja di Mgo777

Dituntut Seumur Hidup

Surya dituntut penjara sepanjang umur dan denda Rp 1 miliar dalam kasus korupsi tempat kelapa sawit PT Duta Palma. Surya memandang tuntutan padanya itu dibuat-buat.

“Perlu saya berikan, jika saya sebagai pebisnis mulai dari usaha saya tidak ada mikir TPPU. Jika saya ada TPPU, karena itu hutang bank beberapa puluh triliun. Saya tidak ada hutang bank, saya ada untung, saya segera lunasin hutang,” jawab Surya ke hakim ketua di Pengadilan Tipikor, 6 Februari 2023 kemarin.

Selanjutnya di Jakarta, Kejagung mengambil alih 3 apartemen dan 6 bangunan punya Surya. Disamping itu, penyitaan sejumlah rekening bank punya Surya yang berisi nominal Rp 5,1 triliun, US$ 11,empat juta dan Sin$ 646 ribu. Diprediksi keseluruhan nilai asset yang diambil alih sejumlah Rp 17 triliun.

Dituntut Seumur Hidup

Surya dituntut penjara sepanjang umur dan denda Rp 1 miliar dalam kasus korupsi tempat kelapa sawit PT Duta Palma. Surya memandang tuntutan padanya itu dibuat-buat.

“Perlu saya berikan, jika saya sebagai pebisnis mulai dari usaha saya tidak ada mikir TPPU. Jika saya ada TPPU, karena itu hutang bank beberapa puluh triliun. Saya tidak ada hutang bank, saya ada untung, saya segera lunasin hutang,” jawab Surya ke hakim ketua di Pengadilan Tipikor, 6 Februari 2023 kemarin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top